Menapaki bulan Ramadhan 1430 H. dengan menjalankan ibadah Shaum dengan hikmat, saat ini memasuki minggu ke 2. Makin mendekati tahapan 2 dalam kelipatan 10 harian bulan mulia ini, intensitas ibadah makin terasa makin meningkat, baik ibadah wajib maupun sunatnya. Dimana mulai dari hari ke 20 bilangan ganjil hari bulan Ramadhan Allah SWT. memberikan 1 malam yang lebih baik dari 1000 bulan atau Lailatul Qodr. Sebagai muslim aku juga mendambakan untuk mendapatkan malam tersebut melalui ibadah malam. Kemudian timbul pertanyaan seperti apakah ciri-ciri Lailatul Qodr itu. untuk menjawab pertanyaan itu aku mulai browsing di media maya ini akhirnya menemukan keterangan yang dapat menjelaskan bagaimana ciri-ciri malam Lailatul Qodr itu yaitu di laman http://www.eramuslim.com yang Insya Allah dapat berguna. Berikut adalah kutipan utuhnya :

Ciri-ciri Lailatul Qodr

Dinamakan Lailatul Qodr karena pada malam itu malaikat diperintahkan oleh Allah SWT. untuk menuliskan ketetapan tentang kebaikan, rezeki dan keberkahan di tahun ini, sebagaimana firman Allah SWT. dalam (QS. Ad Dukhan : 3 – 5). :

"Sesungguhnya kami menurunkannya pada suatu malam yang diberkahi dan Sesungguhnya Kami-lah yang memberi peringatan."

"Pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah, (yaitu) urusan yang besar dari sisi kami."

"Sesungguhnya kami adalah yang mengutus rasul-rasul."

Al Qurthubi mengatakan bahwa pada malam itu pula para malaikat turun dari setiap langit dan dari sidrotul muntaha ke bumi dan mengaminkan doa-doa yang diucapkan manusia hingga terbit fajar. Para Malaikat dan Jibril AS. turun dengan membawa rahmat atas perintah Allah SWT. juga membawa setiap urusan yang telah ditentukan dan ditetapkan Allah di tahun itu hingga yang akan datang. Lailatul Qodr adalah malam kesejahteraan dan kebaikan seluruhnya tanpa ada keburukan hingga terbit fajar, sebagaimana firman-Nya dalam (QS. Al Qodr : 4 – 5) :

"Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan."

"Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar."

Diantara hadits-hadits yang menceritakan tentang tanda-tanda Lailatul Qodr adalah :
  1. Rasulullah SAW. bersabda : "Lailatul Qodr adalah malam yang cerah, tidak panas dan tidak dingin, matahari pada hari itu bersinar kemerahan lemah." Diriwayatkan oleh Ibnu Khuzaimah yang dishahihkan oleh Al Bani.
  2. Rasulullah SAW. bersabda : "Sesungguhnya aku diperlihatkan lailatul qodr lalu aku dilupakan, ia ada di sepuluh malam terakhir. Malam itu cerah, tidak panas dan tidak dingin bagaikan bulan menyingkap bintang-bintang. Tidaklah keluar setannya hingga terbit fajarnya." (HR. Ibnu Hibban).
  3. Rasulullah SAW. bersabda : "Sesungguhnya para malaikat pada malam itu lebih banyak turun ke bumi daripada jumlah pepasiran." (HR. Ibnu Khuzaimah yang sanadnya dihasankan oleh Al Bani).
  4. Rasulullah SAW. bersabda : "Tandanya adalah matahari terbit pada pagi harinya cerah tanpa sinar." (HR. Muslim).
Terkait dengan berbagai tanda-tanda Lailatul Qodr yang disebutkan beberapa hadits, Syeikh Yusuf al Qaradhawi mengatakan : "Semua tanda tersebut tidak dapat memberikan keyakinan tentangnya dan tidak dapat memberikan keyakinan yakni bila tanda-tanda itu tidak ada berarti Lailatul Qodr tidak terjadi malam itu, karena Lailatul Qodr terjadi di negeri-negeri yang iklim, musim, dan cuacanya berbeda-beda. Bisa jadi ada diantara negeri-negeri muslim dengan keadaan yang tak pernah putus-putusnya turun hujan, padahal penduduk di daerah lain justru melaksanakan shalat istisqo’. Negeri-negeri itu berbeda dalam hal panas dan dingin, muncul dan tenggelamnya matahari, juga kuat dan lemahnya sinarnya. Karena itu sangat tidak mungkin bila tanda-tanda itu sama di seluruh belahan bumi ini." (Fiqih Puasa hal 177 – 178).

Perbedaan Waktu Antar Negara

Lailatul Qodr merupakan rahasia Allah SWT. Untuk itu dianjurkan agar setiap muslim mencarinya di sepuluh malam terakhir, sebagaimana sabda Rasulullah SAW : "Carilah dia (Lailatul Qodr) pada sepuluh malam terakhir di malam-malam ganjil." (HR. Bukhori Muslim). Dari Abu Said bahwa Nabi saw menemui mereka pada pagi kedua puluh, lalu beliau berkhotbah. Dalam khutbahnya beliau SAW. bersabda : "Sungguh aku diperlihatkan Lailatul Qodr, kemudian aku dilupakan atau lupa, maka carilah ia di sepuluh malam terakhir, pada malam-malam ganjil." (Muttafaq Alaihi) Pencarian lebih ditekankan pada tujuh malam terakhir bulan Ramadhan sebagaimana diriwayatkan oleh Bukhori Muslim dari Ibnu Umar bahwa beberapa orang dari sahabat Rasulullah SAW. bermimpi tentang Lailatul Qodr di tujuh malam terakhir. Menanggapi mimpi itu, Rasulullah SAW. bersabda : "Aku melihat mimpi kalian bertemu pada tujuh malam terakhir. Karena itu barangsiapa hendak mencarinya maka hendaklah ia mencari pada tujuh malam terakhir."

Dari Ibnu Umar bahwa Rasulullah SAW. bersabda : "Carilah ia di sepuluh malam terakhir. Jika salah seorang kalian lemah atau tdak mampu maka janganlah ia dikalahkan di tujuh malam terakhir." (HR. Muslim, Ahmad dan Ath Thayalisi).

Malam-malam ganjil yang dimaksud dalam hadits diatas adalah malam ke- 21, 23, 25, 27 dan 29. Bila masuknya Ramadhan berbeda-beda dari berbagai negara sebagaimana sering kita saksikan maka malam-malam ganjil di beberapa negara menjadi melam-malam genap di sebagian negara lainnya sehingga untuk lebih berhati-hati maka carilah Lailatul Qodr di setiap malam pada sepuluh malam terakhir. Begitu pula dengan daerah-daerah yang hanya berbeda jamnya saja maka ia pun tidak akan terlewatkan dari Lailatul Qodr karena Lailatul Qodr ini bersifat umum mengenai semua negeri dan terjadi sepanjang malam hingga terbit fajar di setiap negeri-negeri itu.

Karena tidak ada yang mengetahui kapan jatuhnya Lailatul Qodr itu kecuali Allah SWT. maka cara yang terbaik untuk menggapainya adalah beritikaf di sepuluh malam terakhir sebagaimana pernah dilakukan oleh Rasulullah SAW. dan para sahabatnya.

Ciri-Ciri Orang Yang Mendapatkan Lailatul Qodr

Didalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Bukhori dari Abu Hurairoh bahwa Rasulullah SAW. bersabda : "Barangsiapa melakukan qiyam lailatul qodr dengan penuh keimanan dan pengharapan (maka) dosa-dosanya yang telah lalu diampuni."

Juga doa yang diajarkan Rasulullah SAW. saat menjumpai Lailatul Qodr adalah "Wahai Allah sesungguhnya Engkau adalah Maha Pemberi Maaf, Engkau mencintai pemaafan karena itu berikanlah maaf kepadaku." (HR. Ibnu Majah).

Dari kedua hadits tersebut menunjukkan bahwa dianjurkan bagi setiap yang menginginkan Lailatul Qodr agar menghidupkan malam itu dengan berbagai ibadah, seperti : shalat malam, tilawah Al Qur’an, dzikir, doa dan amal-amal shaleh lainnya. Dan orang yang menghidupkan malam itu dengan amal-amal ibadah akan merasakan ketenangan hati, kelapangan dada dan kelezatan dalam ibadahnya itu karena semua itu dilakukan dengan penuh keimanan dan mengharapkan ridho Allah SWT.

Wallahu A’lam.

Masjidil Aqsa sebagaimana telah kita ketahui merupakan kiblat pertama Umat Islam sebelum dipindahkan oleh Rasullullah SAW. ke Baitullah sekarang. Disini pulalah (Masjidil Aqsa) Rasullulalah SAW. dalam peristiwa Isra'-Mi'raj memulai perjalanan Mi'raj ke Sidratul Muntaha dengan ditemani oleh Malaikat Jibril AS. menghadap Allah SWT. dan menerima perintah Shalat 5 (lima) waktu. Serta dalam satu hadits yg shahih, disebutkan merupakan salah satu dari 3 (tiga) masjid yang dianjurkan untuk diziarahi, yaitu :

1. Masjidil Haram di Mekah al Mukaromah
2. Masjid Nabawi di Madinah al Munawaroh

3. Masjidil Aqsa di Baitul Maqdis

Tapi tahukah anda bahwa bentuk / wujud sebenarnya dari Masjidil Aqsa? Adapun bentuk / wujud yang banyak beredar luas di berbagai media, bahkan mungkin telah terpajang di dinding-dinding rumah umat Muslim di seluruh dunia adalah bukanlah bentuk / wujud sebenarnya dari Masjidil Aqsa, tetapi melainkan Masjid Qubbatus Shakhrah (As-Shakhra).

Entah sejak kapan berkembang bahwa anggapan bahwa Masjidil Aqsa yang begitu bersejarah dan sakral oleh Umat Islam di seantero duni ini adalah sebuah mesjid indah dengan kubah berwarna keemasan berbentuk segi enam ini. Hal ini berkembang dengan sangat cepat melalui gambar-gambar yg indah melalui, kartu pos, kalender, maupun buku-buku panduan turis. Mesjid yang dimaksud adalah Masjid Qubbatus Shakhrah (As-Shakhra) atau Dome Of The Rock, berikut adalah gambar dari mesjid tersebut :

Mesjid sebagaimana terlihat pada gambar adalah sebuah masjid dengan kubah berwarna keemasan dengan bentuk segi enam. Masjid ini dibangun pada masa Bani Ummayah berkuasa, yaitu oleh Khalifah Abdul Malik Bin Marwan (646-705) yang merupakan Khalifah ke 5 Bani Ummayah. Tujuan dari pembangunan masjid ini adalah untuk memelihara atau menjaga batu (Shakhrah) yang merupakan tempat dimana Rasullullah SAW. berangkat melakukan Mi’raj ke Sidratul Muntaha dengan ditemani oleh Malaikat Jibril AS. Batu (Shakhrah) itu sendiri berada dalam lingkaran (haram) Al-Aqsa, dan bukanlah Masjidil Aqsa dengan kata lain bahwa masjid inilah yang sering diduga sebagai Masjidil Aqsa.

Pada akhirnya umat Muslim sering dibuat bingung dengan kedua masjid tersebut, sehingga mereka mendapat referensi yang salah tentang bentuk / wujud Masjidil Aqsa yang sebenarnya. Banyak orang yang menyangka bahwa Masjidil Aqsa adalah sebuah masjid yang memiliki kubah berwarna keemasan di atasnya, yang berdiri tepat di samping tembok ratapan Umat Yahudi. Dan sesungguhnya yang disebut Tembok Ratapan oleh Umat Yahudi tersebut adalah tembok tempat dimana Rasullullah SAW. mengikat Buraq, kendaraan Beliau dalam peristiwa Isra’ Mi’raj. Tapi sekarang dikuasai oleh Israel yang kemudian dijadikan Tembok Ratapan. Berikut ini adalah gambar yang menjelaskan letak dari kedua buah masjid tersebut :

Pada gambar diatas dapat dilihat secara jelas letak dimana Masjidil Aqsa berada dan dimana Masjid Qubbatus Shakhrah. Pada gambar itu juga dapat dilihat Tembok yang berdiri kokoh memagari komplek Masjidil Aqsa biasa disebut Batas Lingkar Komplek Masjidil Aqsa (Harom Masjidil Aqsa). Yang disebut dengan komplek Masjidil Aqsa adalah daerah yang berada di dalam pagar tersebut. Pagar itu dahulu terbuat dari tanah, kemudian pada masa khilafah Utsmaniyah dibangun tembok dari batu dengan maksud agar daerah komplek Masjidil Aqsa tidak dicaplok oleh kaum Yahudi.

Pada gambar di atas tersebut dapat dilihat posisi letak masing-masing Masjid dan Bangunan lainnya yang ada dalam Lingkar Komplek Masjidil Aqsa (Harom Masjidil Aqsa) :
  1. Masjid Qubbatus Shakhrah (As-Shakhra)
  2. Masjidil Aqsa
  3. Al Madrasa An-Nahawiah
  4. Al Musalla Al-Marwani
Masjidil Aqsa adalah sebuah masjid kedua yang memiliki kubah berwarna hijau, masjid lainnya adalah Masjid Nabawi yang terletak di Madinah al Munawaroh. Masjidil Aqsa awalnya dibangun oleh Nabi Adam AS lalu bangunan rubuh seiring dengan waktu berjalan. Kemudian dibangun kembali oleh Nabi Daud AS. Dan disempurnakan oleh Nabi Sulaiman AS. Oleh kaum Yahudi Masjidil Aqsa ingin dirubuhkan, karena menurut mereka Masjidil Aqsa didirikan diatas apa yang disebut Haikal Sulaiman. Berbagai cara ditempuh oleh Kaum Yahudi dewasa ini utuk merubuhkannya dimulai sejak Palestina jatuh ke tangan mereka. Kemudian mereka mendirikan negara Zionis Israel diatas tanah warga Palestina. Pada tahun 1967 mereka perlakukan Masjidil Aqsa dengan sewenang-wenang, seperti dengan membebaskan siapa saja untuk masuk ke dalam masjid. Hingga tidak jarang pemandangan orang yahudi yang berpacaran atau turis-turis yang menggunakan pakaian seadanya berseliweran di lingkungan masjid. Pada Tahun 1969, sebuah mimbar megah yg dibuat oleh Shalahuddin Al Ayubi (saat Beliau berhasil merebut kembali Masjidil Aqsha dari tangan penjajah, guna memperingati Isra Mi’raj di lingkungan masjid) dibakar oleh kaum Yahudi. Peristiwa pembakaran mimbar tersebut memicu untuk bersatunya kaum Muslimin di seluruh dunia guna memerangi Kaum Yahudi.

Inilah bentuk / wujud dari Masjidil Aqsa yang sesungguhnya, jika dilihat dari dekat :Dan ini bentuk / wujud Masjidil Aqsa jika dilihat dari depan :
Cara yang lain adalah dengan menyebarkan pengetahuan yang keliru bahwa yang dimaksud Masjidil Aqsa adalah Masjid Qubbatus Shakhrah (masjid berkubah warna keemasan). Meskipun Masjid Qubbatus Shakhrah berada dalam komplek Masjidil Aqsa tapi bukan merupakan masjid sebenarnya. Sementara itu kaum Yahudi secara diam-diam menggali bawah Masjidil Aqsa yang sebenarnya.

Sebelum kekeliruan pengetahuan ini menyebar luas di kalangan Umat Muslim dan akhirnya tiada yang menyadari bahwa Masjidil Aqsa yang sebenarnya telah dihancurkan. Maka melalui kesempatan yang baik ini Umat Muslim dapat memberikan pengetahuan yang benar kepada generasi penerus. Sehingga generasi Umat Muslim selanjutnya dapat mengetahui Mana Bentuk / Wujud Masjidil Aqsa yang sebenarnya. Disamping itu juga kita harus selalu waspada akan segala bentuk tipu daya orang-orang kafir.

Semoga Allah SWT. senantiasa melindungi Umat Muslim dimanapun berada.
Wassalam.
Saya memandangnya sangat relevan dengan kondisi saat ini, manakala kita sedang menapaki awal bulan tahun 1431 H. dimana sebagai umat Muslim kita melatih diri untuk sabar dalam kerangka taqwa pada ALLAH SWT.

Orang bijak berkata bahwa sabar adalah kunci kecerdasan emosi, itu benar adanya. Kecerdasan emosi diwujudkan dalam merasa. Manusia memang makhluk yang berfikir dan merasa. Emosi nampak dalam perubahan fisik yang diakibatkan oleh peristiwa mental, seperti : muka merah (karena malu), muka pucat, tubuh gemetar, terkencing (karena takut) otot mengencang (karena marah) ,mata terpejam dan menangis (karena haru atau gembira) dan sebagainya. Emosi adalah perubahan jasmani langsung mengikuti persepsi mengenai kenyataan yang menggairahkan.

Dalam kehidupan, kita mengenal berbagai tipologi manusia dilihat dari sudut ini, misalnya ada orang yang sangat pemalu disamping yang tidak tahu malu, yang penakut, disamping yang pemberani, yang sangat perasa disamping yang sudah mati rasa atau tidak berperasaan, yang pemarah disamping yang penyabar. dan sebagainya.

Kecerdasan emosi ditandai dengan kemampuan pengendalian emosi ketika menghadapi kenyataan yang menggairahkan (menyenangkan, menakutkan, menjengkelkan, memilukan dsb). Kemampuan pengendalian emosi itulah yang disebut sabar, atau sabar merupakan kunci kecerdasan emosional.

Kita awali dengan pengertian sabar adalah tabah hati tanpa mengeluh dalam menghadapi godaan dan rintangan dalam jangka waktu tertentu dalam rangka mencapai tujuan. Dimana dalam kehidupan ini manusia dapat digolongkan atas :
  1. Orang yang dapat menekan habis dorongan hawa nafsu hingga tidak ada perlawanan sedikitppun, dan orang itu bersabar secara konstan. Mereka adalah orang yang sudah mencapai tingkat shiddiqin.
  2. Orang yang tunduk total kepada dorongan hawa nafsunya sehingga motivasi agama sama sekali tidak dapat muncul. Mereka termasuk kategori orang-orang yang lalai (al ghofilun).
  3. Orang yang senantiasa dalam konflik antara dorongan hawa nafsu dengan dorongan keberagamaan. Mereka adalah orang yang mencampuradukkan kebenaran dengan kesalahan.
Dalam agama, sabar merupakan satu diantara stasiun-stasiun (maqamat) agama, dan satu anak tangga dari tangga seorang shaleh dalam mendekatkan diri kepada Allah. Struktur maqamat agama terdiri dari :
  1. Pengetahuan (ma`arif) yang dapat dimisalkan sebagai pohon,
  2. Sikap (ahwal) yang dapat dimisalkan sebagai cabangnya,
  3. Perbuatan (amal) yang dapat dimisalkan sebagai buahnya.
Seseorang bisa bersabar jika dalam dirinya sudah terstruktur maqamat itu. Sabar bisa bersifat fisik, bisa juga bersifat psikis. Karena sabar bermakna kemampuan mengendalikan emosi, maka nama sabar berbeda-beda tergantung obyeknya.
  1. Ketabahan menghadapi musibah, disebut sabar, kebalikannya adalah gelisah (jaza`) dan keluh kesah (hala`).
  2. Kesabaran menghadapi godaan hidup nikmat disebut, mampu menahan diri (dlobth an Nafs), kebalikannya adalah tidak tahanan (bathar).
  3. Kesabaran dalam peperangan disebut pemberani, kebalikannya disebut pengecut.
  4. Kesabaran dalam menahan marah disebut santun (hilm), kebalikannya disebut pemarah (tazammur).
  5. Sabar dalam menghadapi bencana yang mencekam disebut lapang dada, kebalikannya disebut sempit dadanya.
  6. Sabar dalam mendengar gossip disebut mampu menyembunyikan rahasia (katum).
  7. Sabar terhadap kemewahan disebut zuhud, kebalikannya disebut serakah, loba (al hirsh).
  8. Sabar dalam menerima yang sedikit disebut kaya hati (qana`ah), kebalikannya disebut tamak, rakus (syarahun).
Berikut ini adalah tingkatan orang sabar, yaitu :
  1. Orang yang sanggup meninggalkan dorongan syahwat. Mereka termasuk kategori orang-orang yang bertaubat (at Taibin).
  2. Orang yang ridla (senang/puas) menerima apapun yang ia terima dari Tuhan, mereka termasuk kategori zahid.
  3. Orang yang mencintai apapun yang diperbuat Tuhan untuk dirinya, mereka termasuk kategori shidddiqin.
Meski sabar itu konotasinya positif, tetapi belum tentu tepat. Oleh karena itu hukum sabar terbagi tiga, yaitu wajib, sunnat dan makruh. Menyaksikan anggauta keluarganya terlibat maksiat misalnya, bersabar dalam arti tabah hati tanpa mengeluh adalah makruh, tetapi sabar ketika selalu gagal dalam berusaha memperbaiki mereka adalah wajib.

Kembali kepada pengertian sabar : tabah hati tanpa mengeluh dalam menghadapi rintangan dalam jangka waktu tertentu dalam rangka mencapai tujuan, maka kunci kesabaran adalah kesadaarn atas tujuaan yang ingin dicapai. Orang yang lupa tujuan biasanya tidak mampu mengendalikan emosi ketika menghadapi keadaan yang tidak mengenakkan.

Tetapi sabar juga ada batasnya, oleh karena itu kesabaran harus selalu dievaluasi secara dinamis. Kesabaran juga biasanya berhubungan erat dengan perasaan syukur. Artinya orang yang pandai berterima kasih biasanya ia penyabar, sedangkan orang yang tidak mengerti berterima kasih (kufr ni`mat) biasanya emosinya mudah digelitik.

Dalam usaha guna menyelesaikan persoalan yang menyangkut berbagai urusan kehidupan, sabar merupakan kekuatan yang sangat besar dan efektif. Oleh karena itu Al Qur’an secara jelas mengingatkan agar dalam upaya memohon pertolongan kepada Tuhan, jangan lupa membangun infrastruktur psikologinya yang terdiri dari kesabaran dan doa (salat).

Sebagaimana menurut definisinya diatas bahwa Sabar adalah pilar kebahagiaan seorang hamba. Dengan kesabaran itulah seorang hamba akan terjaga dari kemaksiatan, konsisten menjalankan ketaatan, dan tabah dalam menghadapi berbagai macam cobaan.


Mulia sekali orang-orang yang dapat memiliki sifat sabar dalam dirinya serta secara terus menerus memupuknya untuk hidup sehingga terpancar nyata pada perilaku keseharian. Yang menjadi pertanyaan besar sekarang khususnya pada pribadiku sendiri adalah sanggupkah kita memiliki sifat sabar dan sekaligus memeliharanya.

Insya Allah dengan Petunjuk serta Hidayah Nya kita dapat memiliki dan memelihara sabar dalam diri. Amin.

Minggu terbilang, bulan terlampaui serta tahun berlalu sudah.
Tak terasa 64 tahun sudah negeri ku berkata Merdeka pada dunia.
Ada serpihan galau menyelip dalam hati anak-anak bangsa kini.

Tetap merdekakah negeri ku kini?

Tetap berartikah pengorbanan suhada ...kini?
Lalu untuk siapa merdeka kini berarti?

17 AGUSTUS 2009
DIRGAHAYU NEGERI KU
DIRGAHAYU BANGSA KU

M..E..R..D..E..K..A.

Rumput negeriku kini tak lagi hijau
Rumput negeriku kini merangas
Rumput negeriku kini menjerit.
Rumput negeriku kini menangis.
Harapan meroket tinggal kenangan.
Tangan menggapai tak terengkuh.

17 AGUSTUS 2009
DIRGAHAYU NEGERI KU

DIRGAHAYU BANGSA KU

M..E..R..D..E..K..A.

Semakin jauhkah cita dari raihan tangan?
Terbang hilang di balik tirai kepongahan.
Banyak tangan mengepal alpa akan janji.
Banyak tangan mengepal alpa untuk memberi.
Banyak tangan mengepal siap menghancurkan.

17 AGUSTUS 2009
DIRGAHAYU NEGERI KU
DIRGAHAYU BANGSA KU
M..E..R..D..E..K..A.

Tetap Lebih banyak tangan terbuka, menanti harapan.
Tetap Lebih banyak tangan terbuka, tak berdaya.
Tetap Lebih banyak tangan terbuka, kosong tanpa makna.
Tetap Lebih banyak tangan terbuka, tanpa masa depan.

17 AGUSTUS 2009
DIRGAHAYU NEGERI KU
DIRGAHAYU BANGSA KU
M..E..R..D..E..K..A.


Akankah mereka akan kembali melihat ke bawah?
Akankah mereka akan kembali meyambut harapan?
Akankah mereka akan kembali ingat hembusan janji?
Akankah mereka membawa terang di ufuk barat harapan?
Akankah mereka menggiring angin membawa titik air?

OH. TUHAN HANYA SATU PINTA SEBELUM WAKTUKU BERLALU.
BUKAKANLAH KEPALAN TANGAN DAN HATI MEREKA DENGAN PETUNJUK SERTA HIDAYAH MU.
17 AGUSTUS 2009
DIRGAHAYU NEGERI KU
DIRGAHAY
U BANGSA KU
M..E..R..D..E..K..A.


(Sebuah renungan galau anak negeri)
Cimahi, 16 Agustus 2009.
Keseharian manusia dalam menjalani kehidupan di dunia ini tidak terlepas dari perannya masing. Peran tersebut sejatinya saling mengisi dan melengkapi sehingga menjadi satu kesatuan yang utuh serta memberikan manfaat untuk semuanya. Tetapi kenyataan dalam kehidupan fana selalu berlaku hal yang berlawanan dengan kondisi ideal tersebut. Dari waktu ke waktu semakin besar saja perbedaannya, hal ini ditandai dengan semakin banyak manusia sebagai individu yang tidak perduli terhadap sekitarnya baik terhadap sesama manusia maupun lingkungan. Hal ini terasa sekali terjadi di sekitarku dimana sehari-hari aku menunaikan tugas untuk menjadi salah satu bagian yang membangun sebuah sistem yang dalam hal ini adalah perusahaan penyedia jasa. Setelah sekian lama aku menjadi bagian didalamnya makin terasa aku menjadi bagian yang terlupakan. Pernyataan-pernyataan yang selalu membentuk imej seolah-olah hasil kerja dari bagianku adalah lambat, tidak terkoordinasi dengan baik, selalu menghambat seluruh pekerjaan yang sedang berjalan. Semua itu adalah kesan yang dapat saya tarik dari kejadian baru-baru ini sehingga memunculkan sebuah kesimpulan bahwa ada usaha yang cukup sistematik dan teratur untuk mengganti diriku. Sementara sekitarku tiada dukungan yang memadai untuk memunculkan perubahan ke permukaan, mereka terlalu posesif melindungi kepentingannya masing-masing. Pertanyaan yang selalu muncul bergayut di pelupuk mata ini adalah :
  1. Apakah yang harus ku perbuat untuk menghadapi ini semua?
  2. Apakah langkah selanjutnya setelah keputusan terpahit yang ku ambil?
  3. Bagaimana nasib orang-orang terkasih setelah itu?
Penting ditanamkan dalam dada bahwa selalu masih ada harapan yang cerah akan menyonsong kita didepan, kemudian masih ada tempat bersandar yaitu Yang Maha Pengasih serta Yang Maha Mendengar, Yang Menguasai Alam Semesta. Mengeluh dan mengeluh selalu mengeluh serat terus mengeluh. Tapi aku tak perduli, semua ini membutuhkan penyaluran dan penyelesaian.
Kata sabar adalah obat yang paling mujarab, walaupun pahit rasanya harus tetap ditelan untuk mengobati luka hati ini. Ya Allah berikanlah hamba Mu ini ketabahan dalam menghadapi kehidupan ini. Ya Allah buatlah hamba Mu ini menjadi tegar dalam menghadapi cobaan hidup. Amin.


Privacy Policy for http://umustlucky.blogspot.com/
If you require any more information or have any questions about our privacy policy, please feel free to contact us by email at abohhafiz@gmail.com.

At http://umustlucky.blogspot.com/, the privacy of our visitors is of extreme importance to us. This privacy policy document outlines the types of personal information is received and collected by http://umustlucky.blogspot.com/ and how it is used.

Log Files Like many other Web sites, http://umustlucky.blogspot.com/ makes use of log files. The information inside the log files includes internet protocol (IP) addresses, type of browser, Internet Service Provider (ISP), date/time stamp, referring/exit pages, and number of clicks to analyze trends, administer the site, track user’s movement around the site, and gather demographic information. IP addresses, and other such information are not linked to any information that is personally identifiable.

Cookies and Web Beacons  http://umustlucky.blogspot.com/ does use cookies to store information about visitors preferences, record user-specific information on which pages the user access or visit, customize Web page content based on visitors browser type or other information that the visitor sends via their browser.

DoubleClick DART Cookie
  • .:: Google, as a third party vendor, uses cookies to serve ads on http://umustlucky.blogspot.com/.
  • .:: Google's use of the DART cookie enables it to serve ads to users based on their visit to http://umustlucky.blogspot.com/ and other sites on the Internet.
  • .:: Users may opt out of the use of the DART cookie by visiting the Google ad and content network privacy policy at the following URL - http://www.google.com/privacy_ads.html
Some of our advertising partners may use cookies and web beacons on our site. Our advertising partners include .... 
Google Adsense, etc.

These third-party ad servers or ad networks use technology to the advertisements and links that appear on http://umustlucky.blogspot.com/ send directly to your browsers. They automatically receive your IP address when this occurs. Other technologies (such as cookies, JavaScript, or Web Beacons) may also be used by the third-party ad networks to measure the effectiveness of their advertisements and / or to personalize the advertising content that you see.

http://umustlucky.blogspot.com/ has no access to or control over these cookies that are used by third-party advertisers. 

You should consult the respective privacy policies of these third-party ad servers for more detailed information on their practices as well as for instructions about how to opt-out of certain practices. http://umustlucky.blogspot.com/'s privacy policy does not apply to, and we cannot control the activities of, such other advertisers or web sites. 
If you wish to disable cookies, you may do so through your individual browser options. More detailed information about cookie management with specific web browsers can be found at the browsers' respective websites. ***
Dalam kesendirian, semakin dalam aku merenung akan kejadian yang terjadi hari ini berkaitan dengan perjalanan rutinitas harianku yang paling membosankan dan paling tidak adil kurasa.
Di dalam sebuah mesin yang berputar mengisi hari-hari kerja, diantara kerja dan deru yang terdengar dengan jelas setiap bagian berputar dengan fungsi dan kerja masing-masing. Hiruk pikuk terdengar memekakkan indera pendengaran serta percikan semangat membutakan indera penglihatan. Dalam konsep kehidupan yang terjadi dalam kenyataan yang senyata-nyatanya menganut sistem kerja dari mesin. Yang di dalamnya diisi dengan rutinitas gerak dari tiap bagian yang dengan kompak menopang gerak dari mesin untuk memenuhi tujuannya. Adakah terpikir oleh apabila tiap bagian memiliki kemampuan untuk berpikir dengan kehendaknya sendiri-sendiri atau mempunyai inisiatif sendiri, apa yang akan terjadi pada mesin tersebut akankah tujuannya tercapai atau apa? Setiap bagian dalam mesin tersebut memiliki hati yang memerlukan perawatan yang tulus serta tentunya akan memberikan kontribusi positif bagi kesinambungan kerja mesin tersebut.
Memang saat bekerja bagian-bagian yang ada tidak akan terlihat secara nyata atau secara signifikan memberikan andil, hal tersebut diakibatkan bagian-bagian tersebut akan tertutup dalam gerak kinerja yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya. Ini menyebabkan bagian-bagian yang kecil seperti baut dan sekrup makin tenggelam, sementara bagian-bagian yang besar saja yang akan terlihat jelas.
Menjadi sebuah ironi apabila melihat hasil kerja sebuah mesin hanya dengan memperhatikan hasil kerja bagian tertentu tanpa melihat bahwa itu merupakan hasil kerja secara keseluruhan bagian yang ada secara berkesinambungan.
Dalam alam nyata bahwa yang terjadi justru hal ironi yang terjadi, si sekrup dan si baut kecil justru dipandang tak memberikan andil dalam meraih tujuan serta terkadang dipandang sebelah mata. Baut dan Sekrup adalah bagian yang tidak penting dapat diganti sewaktu-waktu. Kalau sudah aus ganti saja dengan yang baru sesuai dengan ukurannya. Perlakuan pun secara pasti akan dilakukan secara seenaknya, tanpa melihat berapa lama Si baut dan si sekrup tersebut terpasang serta berapa kali si baut dan si sekrup tersebut dipakai untuk sampai ketujuan, tanpa mengukur hasil yang sudah diperoleh. Seiring dengan berjalannya waktu serta dengan tidak kondusif kehidupan yang ada, perlakuan semakin semena-mena pada si baut dan si sekrup, kini mereka semakin tenggelam saja dalam kepongahan bagian-bagian besar lainnya. Akulah yang paling berjasa, paling dominan, paling berkuasa demikian pandangan bagian-bagian besar mencibir kepada si baut dan si sekrup. Keringat mu tidak berharga, pengorbanan mu tiada guna, waktu mu adalah sia-sia saja, tidak ada yang pantas diberikan sebagai imbalan dari kinerja mu, hai baut dan sekrup. Txxxl kamu, 8390 kamu !!!!!!!! Itu hardikan yang terlontar selalu riuh berdengung mengiringi secuil kesalahan.
Sedih memang nasib baut dan sekrup kecil yang terlupakan. Tak ada jasa, pahala dan pengorbanan yang terekam dengan baik selain tumpukan kesalahan yang harus diberikan hukuman. Tuhan berikanlah kesabaran serta ketabahan kepada diriku ini, demikian doa si baut dan si sekrup tanpa dapat berbuat apa-apa seraya mengurut dada tanda prihatin. Adilkah perlakuan seperti itu?
Kecintaan saya akan alat transportasi roda dua dengan badan bahenol di sampingnya ini buatan pabrikan Piaggio dari negeri pizza yaitu Italia yang kemudian di Indonesia lebih dikenal dengan merk Vespa pada mulanya terjadi secara terpaksa awalnya.
Ceritanya begini, waktu saya mulai memasuki usia remaja yang ditandai keinginan untuk mengendarai dan memiliki sebuah sepeda motor, yang kemudian keinginan tersebut ditanggapi oleh orang tua ku dengan memberikan kendaraan yang tidak sesuai dengan keinginanku, semula saya menginginkan kendaraan buatan Jepang. Pemberian Orang tua ku yang pertama adalah sebuah kendaraan yaitu Vespa Sprint tahun 1966 yang kemudian diganti Vespa Sprint tahun 1978 hingga saya menyelesaikan pendidikan SLTA. Itu cerita lama yang merupakan awal dari kecintaan ku terhadap kendaraan buatan Italia ini.
Sampai sekarang saya menyimpan sebentuk kendaraan buatan Italia ini yaitu Vespa Sprint Veloce tahun 1974 atau orang disini biasa menyebutnya Vespa Bagol karena bentuk setang yang menyatu dengan lampu besar bulat serta dilengkapi indikator lampu diatasnya yang membentuk seperti jidat jenong. Banyak orang bilang bahwa itu barang langka dan diminati oleh banyak penggila Vespa tentunya.
Cerita perolehan kendaraan tersebut, juga terbilang unik. Dimana hal ini terjadi pada sekitar tahun 1997 lalu, saat saya berniat membeli sebuah vespa di sebuah show room motor di sekitar daerah Ciateul - Bandung. Cari punya cari di situ mulai dari ruang pamernya berjajar berbagai macam model Vespa, lihat melihat serta mencoba, tapi tak ada satupun yang menarik hati untuk dibeli. Sampai satu ketika, yang punya show room tersebut (Pak Haji begitu biasa ia disapa) menyebutkan ada 1 (satu) buah Vespa yang ada di garasi dengan kondisi seadanya bersandar di dinding karena standarnya tidak ada, lalu kemudian bersama-sama dengan Pak Haji kami melihat motor tersebut, ada benih ketertarikan di sini dan setelah diizinkan untuk mencobanya, kemudian saya menyelah motor tersebut. Alhamdulillah motor tersebut menyala dengan sekali selahan dan dari suara terdengar bahwa mesinnya masih dalam kondisi baik. Pendek kata langsung naksir dengan motor tersebut, saya langsung bayar, tapi motornya menyusul 2 (dua) minggu kemudian setelah rapih tentunya.
Motor tersebut telah didandani sedemikian rupa sehingga menjadi bentuk yang ada sekarang ini. Dengan motif airbrush api pada bagian samping serta sebentuk motif kepala elang pada bagian belakang. Warna dasar body Abu-abu Metalik serta spakbor depan Ungu yang ditambahkan motif api, yang membuat motor tersebut enak buat ditunggangi hingga saat ini dan good looking scooter. Seluruh motif airbrush tersebut dikerjakan oleh Chacha teman saya yang berbakat untuk menjadi seorang seniman, tapi nggak punya bakat untuk jadi pengusaha (Sorry bro).
Pokoknya saya bangga bisa memiliki dan menunggangnya. Untuk itu motor akan saya rawat dengan sebaik-baiknya, dimana ada kelebihan rezeki akan saya sisihkan sebagian untuk menghiasnya. Yang menjadi penutup dari tulisan ini adalah :
1. Stop Ekspor Vespa Antik Keluar Indonesia.
2. Keep Indonesia Beauty with Antique Vespa.
3. Bravo Vespa.
Wassalam.