Setiap hari jika kita perhatikan dengan seksama bahwa ramainya jalanan di Indonesia saat ini sebagian besar didominasi oleh kendaraan bermotor roda dua alias sepeda motor. Setiap hari... Disaat kepemilikan sepeda motor di Indonesia mudah dan murah, maka saat itu pula produsen sepeda motor berlomba-lomba menampilkan produk terbarunya untuk menarik minat konsumen.

PT. Astra Honda Motor (AHM), sebagai produsen sepeda motor "Honda" di Indonesia yang selama ini selalu identik dengan produk sepeda motor ber-teknologi mutakhir, irit bahan bakar, ramah lingkungan serta harga yang sangat terjangkau. AHM pada tahun 2005 mulai memperkenalkan produk sepeda motor yang mengadopsi teknologi mutakhir sistem bahan bakar injeksi atau Fuel Injection (PGM-FI) yang irit bahan bakar, ramah lingkungan serta dengan harga terjangkau pada konsumen Indonesia pada produk "Supra X Helm-In 125 cc". Selanjutnya AHM berkomitmen menjadikan semua produk mereka di Indonesia menggunakan teknologi injeksi PGM-FI. Karena itulah tidak berlebihan bila Sepeda Motor Injeksi Irit Harga Terbaik Cuma Honda.

Mengapa harus sistem bahan bakar injeksi? Sekarang, disaat marak tuntutan untuk segera mengurangi polusi udara akibat emisi gas buang kendaraan bermotor, makin gencarnya ajakan/himbauan penghematan penggunaan bahan bakar, serta makin tingginya harga bahan bakar minyak. Hal tersebut tidak akan mampu lagi dipenuhi oleh mesin kendaraan bermotor dengan sistem pembakaran konvensional yang menggunakan karburator. Maka dari itu penggunaan mesin dengan sistem bahan bakar injeksi merupakan jawaban yang tepat dari tuntutan keadaan sebagaimana tersebut di atas, karena pada sistem bahan bakar injeksi dilengkapi perangkat elektronik yang mampu menjamin perbandingan bahan bakar dan udara selalu akurat di setiap putaran mesin sehingga irit bahan bakar dan emisi gas buang yang dihasilkan ramah lingkungan.
Mesin dengan Sistem Bahan Bakar Injeksi PGM-FI.
Yang dimaksud dengan sistem bahan bakar injeksi atau Fuel Injection (PGM-FI) adalah sistem suplai bahan bakar dengan teknologi kontrol elektronik yang mampu memasok bahan bakar dan oksigen secara optimum sesuai dengan kebutuhan mesin pada setiap keadaan. Teknologi injeksi ini dikembangkan oleh "Honda" mulai tahun 1981 dan telah memberikan banyak manfaat bukan hanya untuk konsumen karena irit bahan bakar juga ramah lingkungan dan dengan harga yang terjangkau. Inilah sebabnya Sepeda Motor Injeksi Irit Harga Terbaik Cuma Honda.

Pada setiap sepeda motor "Honda" dengan teknologi injeksi PGM-FI terdapat sensor-sensor canggih yang membuat sepeda motor "Honda" dengan teknologi injeksi PGM-FI menjadi lebih bertenaga, irit dan ramah lingkungan. Sensor-sensor itu adalah sebagai berikut:
  1. Pada setiap sepeda motor "Honda" dengan teknologi injeksi PGM-FI terdapat sensor TP, MAT, IAT untuk memberikan masukan kepada ECM tentang jumlah udara yang mengalir di dalam mesin. Dimana ECM adalah sebuah rangkaian mini komputer yang berfungsi menerima sensor untuk memerintahkan penyemprotan jumlah bahan bakar dan waktu pengapian (injection). Ada pula sensor EOT untuk memonitor kondisi panas mesin akan dilaporkan ke ECM yang merupakan "otak" sepeda motor "Honda".
  2. Disamping itu pula pada sepeda motor "Honda" dengan teknologi injeksi PGM-FI terdapat sensor Bank Angle untuk memonitor kemiringan sepeda motor sekitar 60 derajat dan melaporkannya ke ECM. Fungsi sensor ini mematikan mesin sepeda motor secara otomatis jika sepeda motor terjatuh. Hal itu mengantisipasi ledakan sepeda motor akibat bocornya tabung bensin ketika sepeda motor terjatuh.
  3. Terakhir, fitur MIL (Malfunction Indicator Lamp) untuk menginformasikan segala sesuatu jika terjadi kerusakan pada sistem injeksi dan sensor ke pengendara berupa kode mengedipnya lampu berwarna merah pada layar speedometer.
Dari sini terlihat jelas bahwa Sepeda Motor Injeksi Irit Harga Terbaik Cuma Honda. Berikut ini kelebihan sepeda motor "Honda" dengan teknologi injeksi PGM-FI adalah:
  1. Pada PGM-FI dengan memadukan sensor oksigen cerdas dan catalytic converter mampu menekan emisi gas buang. Untuk membuat produknya lebih ramah lingkungan, AHM telah mendeklarasikannya jauh sebelum ketentuan emisi gas buang EURO 3 diberlakukan di dunia.
  2. Konsumsi BBM lebih hemat hingga 17%. Hal ini didapat karena keakuratan teknologi injeksi PGM-FI dalam mengendalikan komposisi pasokan bahan bakar dan oksigen mampu menghasilkan pembakaran yang lebih efisien.
  3. Mesin lebih bertenaga (powerfull). Pengaturan kinerja mesin yang telah terprogram pada setiap putaran mesin memberikan efek akselerasi yang lebih responsif pada sepeda motor "Honda" dengan teknologi injeksi PGM-FI .
  4. Teknologi injeksi PGM-FI mudah dalam perawatan karena terdapat sistem kendali elektronik yang didukung oleh MIL (Malfunction Indicator Lamp) serta kemudahan menghidupkan mesin dalam segala kondisi suhu udara.
Dengan kelebihan-kelebihan tersebut di atas, maka sudah sepantasnya Sepeda Motor Injeksi Irit Harga Terbaik Cuma Honda.

Kemudian bila dikaitkan pada kondisi serta situasi Indonesia/dunia saat ini serta masa yang akan datang, dan sebagai dampak makin tingginya harga bahan bakar minyak. Maka penggunaan sepeda motor irit bahan bakar seperti "Honda" dengan teknologi injeksi PGM-FI adalah keputusan yang paling bijak. Dan sepeda motor "Honda" dengan teknologi injeksi PGM-FI merupakan jawaban yang tepat untuk kebutuhan transportasi ramah lingkungan yang dilengkapi teknologi mutakhir serta harga sangat terjangkau. Maka tidak salah lagi Sepeda Motor Injeksi Irit Harga Terbaik Cuma Honda.

Berbagai varian sepeda motor "Honda" yang telah mengadopsi teknologi injeksi PGM-FI adalah Spacy Helm-In 110 cc, Supra X Helm-In 125 cc, CBR 150 cc dan 250 cc, Revo AT dan PCX.
Varian "Honda" dengan PGM-FI.
Jadi, jika Anda ingin memiliki sepeda motor dengan teknologi injeksi mutakhir dengan performa mesin prima, irit bahan bakar dengan harga yang sangat bersahabat dan ramah lingkungan, adalah pilihan yang paling tepat jika Anda memilih Sepeda motor "Honda" dengan teknologi injeksi PGM-FI karena jelas Sepeda Motor Injeksi Irit Harga Terbaik Cuma Honda. ***

[Disarikan dari berbagai sumber dan tulisan ini disusun dalam rangka mengikuti Honda PGM-FI SEO Competition 2012 yang diadakan oleh PT. ASTRA HONDA MOTOR]
Add Logo Honda PGM-FI SEO Competition
by

u-must-b-lucky
Ultrabook adalah sebuah genre baru dalam dunia mobile computing yang akan segera membanjiri pasaran. Awalnya ultrabook dikembangkan oleh Intel dengan menggabungkan kenyamanan penggunaan sebuah tablet dengan kemampuan produktivitas dari sebuah notebook yang bertenaga. Dimensi yang tipis, bobot ringan, instant on (langsung siap pakai saat dihidupkan), dan daya tahan baterai dalam kondisi standby adalah hal yang diidamkan dari sebuah tablet. Akan tetapi, kurangnya kemampuan produktivitas dari sebuah tablet membuatnya kurang handal saat diajak bekerja berat. Semua aspek inilah yang dipadu dalam sebuah Ultrabook.

ACER sebagai salahsatu pabrikan teknologi komputer terkemuka yang semakin serius untuk menggarap pasar laptop tipis, atau yang biasa disebut dengan ultrabook ini. Sebagai bukti keseriusan ACER ini ditandai dengan peluncuran produk terbarunya yaitu Acer Aspire S3 Ultrabook™ yang merupakan 1st Ultrabook in Indonesia.

Adapun Acer Aspire S3 Ultrabook™ produksi ACER ini memiliki luas layar 13,3 inci dan jika dilihat dari dimensi, Acer Aspire S3 Ultrabook™ tergolong jauh lebih tipis dibandingkan acuan dasar sebuah Ultrabook. Acer Aspire S3 Ultrabook™ memiliki ketebalan hanya 13mm di sisi depan dan hanya 17mm di sisi paling tebalnya (belakang). Bobot Ultrabook ini juga hanya berkisar 1,35kg. Ini berarti Acer Aspire S3 Ultrabook™ memiliki berat yang serupa dengan sebuah netbook 10” dan ketebalan yang tak berbeda jauh dengan sebuah tablet PC. Wow..! Salah satu sebab mengapaAcer Aspire S3 Ultrabook™ pantas disebut dengan Ultrabook Notebook Tipis Harga Murah Terbaik.
Desain tipis dan ringan padaAcer Aspire S3 Ultrabook™ ini tidak serta-merta diikuti dengan pengecilan komponen input (pointing device dan keyboard). Anda tetap bisa menikmati keyboard chiclet berukuran normal dan pointing device (touch pad) dengan permukaan luas. Touchpad yang digunakan padaAcer Aspire S3 Ultrabook™ memang berukuran besar dengan desain minimalis. PadaAcer Aspire S3 Ultrabook™ anda tidak akan menemui tombol untuk klik kanan dan kiri. Untuk “klik kiri” bisa dilakukan dengan menekan touchpad sedikit lebih dalam. Sementara “klik kanan” dilakukan dengan menekan sudut kanan bawah dari touch pad ini lebih dalam. Sebuah penataan yang memungkinkan permukaan touchpad berukuran besar dengan kenyaman pakai maksimal. Keunggulan lain yang mengantarkanAcer Aspire S3 Ultrabook™ pantas disebut dengan Ultrabook Notebook Tipis Harga Murah Terbaik.

Saat ini sudah bukan jamannya, di mana kita melakukan shutdown notebook untuk mengirit baterai. Pada saat menggunakan Ultrabook, Anda tidak perlu mematikan semua aplikasi saat menyudahi sebuah sesi penggunaan. Anda cukup menutup Ultrabook saja dan membiarkan proses sleep bekerja. Saat Ultrabook diaktifkan, dalam hitungan beberapa detik saja, Windows sudah langsung hidup dan semua aplikasi langsung dapat digunakan.

Fitur instant-on yang ada diAcer Aspire S3 Ultrabook™ akan berbeda dengan standar sebuah Ultrabook. Apabila Ultrabook pada umumnya menjalankan proses instant-on saat tombol power (atau tombol keyboard lainnya) ditekan,Acer Aspire S3 Ultrabook™ akan langsung hidup saat Anda membukanya (lid activated). Satu hal lagi yang unik dariAcer Aspire S3 Ultrabook™ adalah Instant Connect. Acer Instant Connect memungkinkanAcer Aspire S3 Ultrabook™ mengakses internet hanya dalam 2.5 detik, atau 4 kali lebih cepat dari portable PC pada umumnya, sehingga dapat mengurangi waktu tunggu dan pengguna dapat segera bekerja ataupun menikmati hiburan. Jadi, selain langsung hidup, aplikasi langsung siap sedia digunakan, konektivitas jaringan pun sudah langsung bisa dipakai. Hal ini tepat untuk pengguna PC yang memiliki aktivitas sangat dinamis. Semakin pantas saja jikaAcer Aspire S3 Ultrabook™ disebut dengan Ultrabook Notebook Tipis Harga Murah Terbaik.
Jika ditanya daya tahan baterai bagaimana..?Acer Aspire S3 Ultrabook™ ini memiliki daya tahan baterai yang tergolong hemat, ini berkat teknologi Green Instant On, di mana jika unit tidak ada aktivitas setelah 480 menit, maka ia akan otomatis masuk ke kondisi deep sleep dan hasilnya ia mampu memiliki stand by time hingga 50 hari. Sangat menguntungkan bagi penggunanya, tak perlu pusing-pusing mencari posisi duduk di ruang meeting yang dekat dengan sumber listrik. Dengan daya tahan baterai yang sangat baik (hingga 6 jam untuk versi harddisk dan 7 jam untuk versi SSD), rasanya Anda memang tidak akan membutuhkan baterai cadangan.

Untuk melihat performa dariAcer Aspire S3 Ultrabook™ ini, kita mulai dengan prosesor yang digunakan Acer Aspire S3 Ultrabook™ diperkuat oleh prosesor generasi kedua Intel® Core™ i5 –nyata terasa responsivitasnya dan tetap stylish. Dengan Intel® Turbo Boost Technology yang mengadopsi performa sesuai kebutuhan dan kemampuan visual mengagumkan, Acer Aspire S3 Ultrabook™ juga ultra tipis dan menyala ultra cepat. Performa yang ditawarkannya tidak jauh berbeda dibandingkan Core i3, i5, atau i7 generasi kedua versi mobile (untuk notebook). Hal ini disebabkan proses fabrikasi 32nm dan arsitektur Sandy Bridge yang sudah sangat efisien dalam menyuguhkan performa tinggi. Selain itu, tersedianya VGA Intel HD terbaru di dalam prosesor ini akan membuatnya mampu menjalankan film Full HD (bahkan beberapa film sekaligus) dengan mudah. Bahkan, beberapa game 3D mainstream dapat dimainkan dengan sistem VGA ini.
Untuk aktivitas multimedia notebook mungil biasanya memiliki speaker mungil. Efeknya, jangankan berbicara soal kualitas suara, untuk mendengarkan suara yang dihasilkan saja sudah cukup susah karena speaker kurang nyaring. Hal ini tidak akan anda temui padaAcer Aspire S3 Ultrabook™. Tata suara Dolby sudah melengkapi sound system-nya. Kelantangan speaker pun hanya bisa ditandingi beberapa notebook PC berukuran besar. Intinya, penggunaAcer Aspire S3 Ultrabook™ tidak akan membutuhkan speaker portabel untuk meningkatkan volume suara speaker-nya.

Masih ada lagi yang perlu diketahui yaitu, sarana penyimpanan (storage)Acer Aspire S3 Ultrabook™ pun tergolong unik. Ada dua pilihan yang tersedia: SSD atau harddisk. Untuk versi SSD, sudah tentu performanya tinggi dan proses Instant-On menjadi hal yang cukup wajar. Untuk versi harddisk (320GB),Acer Aspire S3 Ultrabook™ sebenarnya juga menggunakan SSD 20GB yang dipakai untuk meningkatkan performa storage secara keseluruhan. Instant-On menjadi sangat cepat dengan adanya SSD tambahan ini. Sementara, performa sistem secara keseluruhan, juga meningkat karena SSD tersebut digunakan untuk cache utama dalam proses baca-tulis. Metode yang sama sudah diimplementasikan pada sistem desktop berbasis Sandybridge dengan chipset terkini, yang menghasilkan peningkatan performa storage secara signifikan. Semakin jelas saja jika sebutan Ultrabook Notebook Tipis Harga Murah Terbaik ini pantas diberikan kepada Acer Aspire S3 Ultrabook™.
Persaingan untuk pasar ultrabook tahun depan (2012) diperkirakan bakal sengit dan ACER tak mau ketinggalan start dan kehilangan momentum. Jika ultrabook lain dipasang dengan harga yang tidak bersahabat dengan kantong, maka hal itu tidak berlaku untukAcer Aspire S3 Ultrabook™ yang telah mendapatkan penghargaan CES Innovations 2012 Design and Engineering Award Honoree for Featherweight Ultrabook, tersedia di jaringan retail ACER mulai dari Rp. 7 juta-an. Makin lengkap saja jikaAcer Aspire S3 Ultrabook™ pantas disebut sebagai Ultrabook Notebook Tipis Harga Murah Terbaik.


Lihat berikut ini adalah spesifikasiAcer Aspire S3 Ultrabook™,
SPESIFIKASI:
  • Prosesor: 2nd-generation Intel® Core™ i5 ultra-low voltage CPU.
  • Layar: 13.3-inch HD LED, 1366 x 768.
  • Konektor: 2x USB 2.0, HDMI-out port.
  • Storage: Hybrid 320 GB HDD + 20 GB SSD (sebagai cache drive).
  • Card reader: mendukung SD Card dan Multi Media Cards.
  • Webcam: Integrated Acer Crystal Eye 1.3MP camera and microphone.
  • Konektivitas: Acer InviLink Nplify 802.11 b/g/n Wi-Fi CERTIFIED, Bluetooth 4.0 + HSR.
  • Audio: Dolby Home Theater v4, combo audio jack.
  • OS: Windows 7 Home Premium.
  • Bodi: Magnesium-Aluminum alloy chassis and a lid with a fingerprint-free metal finish.
  • Keyboard: Full-size Acer FineTip chiclet keyboard.
Jadi, jika Anda menginginkan kemudahan dan kenyamanan sebuah tablet dengan performa sebuah notebook kelas atas dengan harga yang sangat bersahabat dan terjangkau,Acer Aspire S3 Ultrabook™ adalah pilihan yang paling tepat. Anda tidak perlu lagi membawa sebuah notebook dan tablet PC untuk memperoleh kelebihan dari keduanya. *** [Tulisan ini disusun dalam rangka mengikuti S3O CONTEST Acer Aspire SEO Contest yang diadakan oleh ACER Indenesia.]

Aspire S3 SEO Contest Logo
by

u-must-b-lucky
Enhanced by Zemanta
Setiap insan pasti mendambakan kebahagiaan dalam hidupnya. Tujuan hidup manusia tidak lain adalah untuk memperoleh kebahagiaan dan menghindari kesengsaraan. Dengan kebahagiaan, manusia akan hidup dengan tenang, tenteram, dan menyenangkan. Oleh karena itu, berbagai upaya dilakukan manusia untuk meraih kebahagiaan dalam hidupnya.

Ada orang yang meyakini bahwa pintu kebahagiaannya dapat terbuka ketika ia memiliki harta yang melimpah sehingga ia banting tulang siang dan malam untuk meraih harta sebanyak-banyaknya. Bahkan, tidak jarang cara yang ditempuhnya bertentangan dengan hukum negara maupun agama. Hal ini terjadi karena yang ada dalam benaknya adalah bagaimana ia memiliki harta yang melimpah. Ia meyakini bahwa kunci kebahagiaannya ditentukan pada banyaknya harta.

Selain itu, ada juga orang yang meyakini bahwa kunci kebahagiaan hidupnya ditentukan oleh tingginya kedudukan dan jabatan. Yang ia pikirkan adalah bagaimana cara ia mendapatkan kedudukan dan jabatan setinggi-tingginya. Sogok sana suap sini, jilat sana jilat sini. Hal ini dilakukannya demi jabatan ataupun/kedudukan. Semua itu dilakukan karena ia meyakini bahwa kebahagiaan hidupnya ditentukan pada tingginya kedudukan dan jabatan.

Namun, tidak jarang ketika harta yang melimpah dan kedudukan yang tinggi telah diraihnya bukannya kebahagiaan yang didapatnya, melainkan penderitaan. Ia jatuh sakit karena terlalu memaksa dirinya dalam meraih harta dan kedudukannya. Atau, bahkan berujung dengan mendekam di dalam jeruji besi karena jalan yang ditempuhnya melanggar aturan.

Dalam pandangan Islam, kunci pintu kebahagiaan itu tidak terletak pada harta maupun jabatan, tetapi terletak pada sejauh mana kita mendidik dan membina diri, memperbaiki dan menyucikannya. Sebaliknya kecelakaan dan kesengsaraan diri kita sangat ditentukan oleh sejauh mana kerusakan, kekotoran, dan kebusukan jiwa kita. Hal ini didasari oleh firman Allah SWT.,

قَدْ أَفْلَحَ مَن زَكَّاهَا
وَقَدْ خَابَ مَن دَسَّاهَا
Sesungguhnya beruntunglah orang yang menyucikan jiwa itu dan sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya. (QS. Asy-Syams: 9-10)

Rasulullah SAW. bersabda,
"Semua manusia beramal dan menjual dirinya memperbaiki dirinya atau membinasakannya." (HR. Muslim)

Kebahagiaan itu tidak muncul dari luar diri kita, tetapi datang dari dalam diri kita sendiri. Kebahagiaan akan terasa ketika kita memahami dan menyadari bahwa semua yang kita terima sudah diatur oleh Yang Maha Pengatur, yakni Allah SWT. Sedangkan kewajiban kita adalah berikhtiar dan berdoa.

Oleh karena itu, orang yang bahagia itu bukanlah orang yang selalu mendapatkan kesenangan, sebaliknya orang yang celaka itu bukanlah orang yang selalu dirundung duka. Namun, orang yang berbahagia itu adalah orang yang mampu menyikapi berbagai hal yang menimpanya, baik itu kesenangan maupun duka nestapa dengan sikap diri yang penuh husnuzan (baik sangka) kepada Allah.

Artinya, kalaupun ditimpa musibah yang besar, ia akan merasakan kebahagiaan karena ia meyakini bahwa musibah ini adalah sebagai bentuk dari kasih sayang Allah dengan memberikan satu peringatan kepadanya, menjadi jalan penggugur atas dosa-dosanya. Oleh karena itu, dengan mendidik, membersihkan dan menyucikan jiwa akan menjadikan kita mengetahui apa yang harus dilakukan ketika mencari sesuatu yang diinginkannya dan mengetahui sikap apa yang harus dilakukannya dalam menyikapi hasil yang diperolehnya. Dengan demikian, sikapnya selalu sesuai dengan petunjuk Allah dan Rasul-Nya.

Misalnya, ketika ia mencari harta ia akan memperhatikan apakah cara yang dilakukannya sesuai dengan aturan Islam atau tidak? Begitu pun ketika ia telah mendapatkan harta ia akan mempergunakannya pada jalan yang dirhidai oleh Allah SWT. Begitu pun dalam menggapai suatu kedudukan dan jabatan, ia akan meraihnya dan mempergunakan jabatannya sesuai dengan ketentuan yang telah di ajarkan oleh Allah SWT. dan Rasul-Nya.

Kalaupun tidak mampu meraih apa yang diharapkannya, ia akan menyadari dan meyakini bahwa inilah hasil yang terbaik baginya karena ia menyakini apa yang ditentukan oleh Allah untuknya merupakan bentuk kasih sayang-Nya kepada dirinya sehingga ia merasa bahagia dengan apa yang ia dapatkan.

Allah SWT. berfirman,

وَعَسَىٰ أَن تَكْرَهُوا شَيْئًا وَهُوَ خَيْرٌ لَّكُمْ ۖ وَعَسَىٰ أَن تُحِبُّوا شَيْئًا وَهُوَ شَرٌّ لَّكُمْ ۗ وَاللَّهُ يَعْلَمُ وَأَنتُمْ لَا تَعْلَمُونَ
Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. (QS. Al-Baqarah: 216)

Dengan senantiasa mendidik jiwanya akan menjadikan seseorang menjadi pribadi yang mengagumkan.

Rasulullah SAW. bersabda,
"Luar biasa urusan orang Mukmin itu. Sesungguhnya semua urusannya itu baik dan itu semua tidak dimiliki kecuali oleh orang Mukmin. Jika ia mendapatkan kebaikan, ia bersyukur, dan itu sangat baik baginya. Jika ia ditimpa cobaan, ia bersabar, dan itu sangat baik baginya." (HR. Bukhari)

Oleh karena itu, sebagai orang beriman yang mengharapkan dapat meraih kebahagiaan yang hakiki baik di dunia maupun di akhirat seyogyanya berusaha untuk mendidik, membina, membersihkan, dan menyucikan jiwanya karena kebahagiaan hidupnya di dunia dan di akhirat ditentukan olehnya.

Pertanyannya, bagaimanakah cara membina, membersihkan, dan menyucikan jiwa? Jawabannya, dengan membina dan meningkatkan keimanan dan amal saleh.

Allah SWT. berfirman,

وَالْعَصْرِ
إِنَّ الْإِنسَانَ لَفِي خُسْرٍ
إِلَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ
Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasihat menasihati supaya menaati kebenaran dan nasihat menasihati supaya menetapi kesabaran. (QS. Al-'Ashr (103): 1-3)

Dalam firman Allah yang lain,

مَنْ عَمِلَ صَالِحًا مِّن ذَكَرٍ أَوْ أُنثَىٰ وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَلَنُحْيِيَنَّهُ حَيَاةً طَيِّبَةً ۖ وَلَنَجْزِيَنَّهُمْ أَجْرَهُم بِأَحْسَنِ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ
Barang siapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka Sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan Sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan. (QS. An-Nahl: 97)

Wallahu 'alam. ***

[Ditulis oleh DIKY DILLY, Ketua Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kec. Sukasari Kota Bandung, anggota Bidang Pendataan Siswa FKDT Kota Bandung. Tulisan disalin dari Harian Umum "PIKIRAN RAKYAT" Edisi Jumat (Wage) 10 Februari 2012 / 17 Rabiul Awal 1433 H. pada Kolom "RENUNGAN JUMAT"]

by

u-must-b-lucky
وَلَقَدْ آتَيْنَا لُقْمَانَ الْحِكْمَةَ أَنِ اشْكُرْ لِلَّهِ ۚ وَمَن يَشْكُرْ فَإِنَّمَا يَشْكُرُ لِنَفْسِهِ ۖ وَمَن كَفَرَ فَإِنَّ اللَّهَ غَنِيٌّ حَمِيدٌ
Dan sesungguhnya telah Kami berikan hikmah kepada Luqman, yaitu: "Bersyukurlah kepada Allah. Dan barangsiapa yang bersyukur (kepada Allah), maka sesungguhnya ia bersyukur untuk dirinya sendiri; dan barangsiapa yang tidak bersyukur, maka sesungguhnya Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji." (QS. Luqman: 12)

Luqman, nama lengkapnya adalah Luqman bin Faghur bin Nakhuur bin Tarih. Demikian pendapat yang dikemukakan Muhammad bin Ishaq. Menurut versi lain, nama lengkapnya Luqman bin 'Anqo' bin Saduun.

Dalam sebuah hadits, Ibnu Umar menyatakan, bahwa Rasulullah SAW. bersabda:
"Luqman bukanlah seorang Nabi. Akan tetapi ia adalah seorang hamba yang gemar tafakkur, berkeyakinan baik dan cinta kepada Allah SWT. Hingga Allah mencintainya dan kemudian menganugerahi hikmah kepadanya."

Pendapat jumhur ulama' pun mengungkapkan bahwa beliau adalah seorang wali yang sholih. Meski pendapat lain menyatakan beliau adalah seorang nabi.

Suatu ketika seorang laki laki mendapati Luqman sedang berbicara dengan hikmah. Ia pun terheran heran dan bertanya, "Bukankan anda adalah penggembala kambing?" Luqman menyahut, "Benar." "Lalu, bagaimana anda bisa mendapat derajat seperti itu?" tanyanya. Ternyata Luqman memberikan jawaban yang cukup mengherankan, "Demikian ini aku peroleh adalah dengan selalu bersikap jujur dalam berbicara, menunaikan amanat yang aku emban dan menghindari hal hal yang tidak berguna."

Postur Luqman adalah sosok laki laki yang berkulit hitam dan berbibir tebal. Bila beliau memergoki seseorang yang memandanginya, beliau akan berkata, "Jika engkau melihatku orang yang berbibir tebal, tapi yang mengalir dari bibir ini adalah perkataan yang lembut. Dan jika engkau melihatku berkulit hitam, tapi hatiku seputih kapas."

Sebenarnya Allah telah menyodorkan satu di antara dua pilihan kepada Luqman. Menjadi khalifah di bumi (nabi) atau mendapatkan hikmah. Dan ternyata Luqman lebih memilih diberi hikmah. Pada saat beliau tertidur di tengah hari, tiba tiba ada suara memanggilnya, "Wahai Luqman, bukankah Allah telah memperkenankan engkau menjadi khalifah di bumi? Sehingga engkau bisa menegakkan hukum dengan haq?" Luqman menjawab, "Bila Allah memberikan pilihan kepadaku, maka aku akan memilih selamat dan dijauhkan dari cobaan. Dan bila Allah menegaskan pada hanya satu pilihan, maka aku hanya akan patuh dan taat. Karena aku yakin Allah akan memberikan pertolongan kepadaku." Kemudian suara malaikat tadi bertanya lagi, "Wahai Luqman, bukankah engkau diperkenankan untuk mendapatkan hikmah?"

Dengan indah beliau menjawab, "Sesungguhnya seorang hakim itu berada pada posisi yang sangat berat dan yang paling keruh. Ia akan dikelilingi orang-orang teraniaya dari segala penjuru. Bila ia bersikap adil, ia akan selamat. Sebaliknya bila ia melakukan kekeliruan, berarti ia akan tersesat jalan menuju surga. Seseorang yang menjadi hina di dunia akan lebih baik daripada menjadi orang mulia. Barang siapa yang memilih dunia dari pada akhirat, ia akan dicampakkan dunia dan tak dapat memperoleh akhirat." Malaikat kagum mendengar jawaban yang disampaikan Luqman. Kemudian Allah memerintahkan untuk memberinya hikmah. "Hikmah" adalah pemahaman yang mendalam dalam bidang agama, kecerdasan akal dan kebenaran dalam ucapan.

وَإِذْ قَالَ لُقْمَانُ لِابْنِهِ وَهُوَ يَعِظُهُ يَا بُنَيَّ لَا تُشْرِكْ بِاللَّهِ ۖ إِنَّ الشِّرْكَ لَظُلْمٌ عَظِيمٌ

Dan (ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya, di waktu ia memberi pelajaran kepadanya: "Hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan (Allah) sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar." (QS. Luqman: 13)

Luqman adalah seseorang yang paling sayang dan cinta kepada anak-anaknya. Maka sepantasnya beliaupun ingin memberikan hal yang terbaik untuk mereka. Karena itulah yang pertama kali dinasihatkan kepada anaknya adalah menghindarkan diri dari mempersekutukan Allah dengan apapun. Mempersekutukan Allah adalah bentuk kadzaliman. Sebab mempersamakan Dzat yang berhak disembah dengan yang tidak berhak berarti meletakkan sesuatu tidak pada tempatnya.

Sewaktu turun ayat 82 surat Al An'am:

الَّذِينَ آمَنُوا وَلَمْ يَلْبِسُوا إِيمَانَهُم بِظُلْمٍ أُولَـٰئِكَ لَهُمُ الْأَمْنُ وَهُم مُّهْتَدُونَ

Orang-orang yang beriman dan tidak mencampur adukkan iman mereka dengan kedzaliman (syirik), mereka itulah orang-orang yang mendapat keamanan dan mereka itu adalah orang-orang yang mendapat petunjuk.

Para sahabat menjadi gundah gulana. Mereka bertanya tanya siapa di antara mereka yang tidak mencampur adukkan keimanannya dengan kedzaliman. Kemudian Rasulullah SAW. menjelaskan,
"Sesungguhnya tidak demikian. Tidakkah kalian ingat nasihat Luqman kepada anaknya: Wahai anakku, janganlah kamu mempersekutukan Allah. Sesungguhnya perbuatan syirik adalah bentuk kedzaliman yang besar."

Selanjutnya Allah mengabadikan nasihat Luqman tadi dalam ayat:

وَوَصَّيْنَا الْإِنسَانَ بِوَالِدَيْهِ حَمَلَتْهُ أُمُّهُ وَهْنًا عَلَىٰ وَهْنٍ وَفِصَالُهُ فِي عَامَيْنِ أَنِ اشْكُرْ لِي وَلِوَالِدَيْكَ إِلَيَّ الْمَصِيرُ
وَإِن جَاهَدَاكَ عَلَىٰ أَن تُشْرِكَ بِي مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ فَلَا تُطِعْهُمَا ۖ وَصَاحِبْهُمَا فِي الدُّنْيَا مَعْرُوفًا ۖ وَاتَّبِعْ سَبِيلَ مَنْ أَنَابَ إِلَيَّ ۚ ثُمَّ إِلَيَّ مَرْجِعُكُمْ فَأُنَبِّئُكُم بِمَا كُنتُمْ تَعْمَلُونَ

Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapaknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu.
Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan dengan Aku sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang itu, maka janganlah kamu mengikuti keduanya, dan pergaulilah keduanya di dunia dengan baik, dan ikutilah jalan orang yang kembali kepada-Ku, kemudian hanya kepada-Kulah kembalimu, maka Ku-beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan. (QS. Luqman: 14-15)

Kepatuhan dan berbuat yang terbaik kepada kedua orang tua adalah suatu perintah Allah. Terlebih lagi terhadap ibunya. Sebab berbulan bulan lamanya beliau mengandung anaknya dengan menanggung segenap penderitaan. Setelah itu, siang malam selalu disibukkan dengan menyusui, merawat, menjaga dan mengasuhnya dengan penuh kecintaan. Hingga tiba waktunya untuk menyapihnya setelah ia genap berumur dua tahun. Karena itu lah sudah sepantasnya beliau lebih berhak untuk kita hormati dan kita muliakan.

Akan tetapi, kepatuhan ini tidak bersifat mutlak. Ini hanya berlaku untuk selain perintah melakukan pelanggaran pelanggaran syari'at dan mengabaikan ketentuan ketentuan syara'. Termasuk di dalamnya perintah kedua orang tua kepada anaknya untuk mempersekutukan Allah. Tidak sekalipun seorang anak diperkenankan tunduk dan patuh pada perintah orang tuannya untuk berbuat syirik.

Ayat ini diturunkan pada waktu Sa'ad bin Malik masuk Islam. Ibunya yang tahu bahwa anaknya telah masuk Islam, bersumpah untuk melakukan aksi mogok makan dan minum hingga Sa'ad mau keluar lagi dari Islam. Walau toh ibunya telah berbuat begitu kepadanya, ia tetap bersikap baik kepada ibunya dan membujuknya untuk makan. Hingga pada hari ke tiga dan ibunya tetap tidak mau makan, Sa'ad berkata, "Wahai bunda, walaupun engkau memiliki seratus nyawa sekalipun, tidak akan pernah aku meninggalkan agamaku ini." Ketika ibunya tahu bahwa anaknya tidak akan goyah imannya, maka ia pun menghentikan aksinya dan mau makan.

Dalam ayat ini pula Allah memerintahkan manusia untuk bersyukur kepada-Nya dan berterima kasih kepada kedua orang tuanya. Kata Sufyan bin 'Uyainah: "Barang siapa telah melakukan shalat lima waktu, berarti ia telah bersyukur kepada Allah. Dan barang siapa telah mendo'akan kedua orang tuanya setelah shalat lima waktu, berarti ia telah bersyukur kepada kedua orang tuanya."

Ketika anaknya bertanya kepada Luqman, "Wahai abah, apabila aku telah melakukan satu kesalahan yang tidak pernah bisa dilihat oleh siapapun, bagaimana Allah bisa mengetahuinya?" Beliau menjawabnya dengan sebuah nasihat yang tercantum dalam Al-Qur'an,

يَا بُنَيَّ إِنَّهَا إِن تَكُ مِثْقَالَ حَبَّةٍ مِّنْ خَرْدَلٍ فَتَكُن فِي صَخْرَةٍ أَوْ فِي السَّمَاوَاتِ أَوْ فِي الْأَرْضِ يَأْتِ بِهَا اللَّهُ ۚ إِنَّ اللَّهَ لَطِيفٌ خَبِي

(Luqman berkata): "Hai anakku, sesungguhnya jika ada (sesuatu perbuatan) seberat biji sawi, dan berada dalam batu atau di langit atau di dalam bumi, niscaya Allah akan mendatangkannya (membalasinya). Sesungguhnya Allah Maha Halus lagi Maha Mengetahui. (QS. Luqman: 16)

Nasihat ini adalah petuah terakhir beliau yang disampaikan kepada anaknya. Sebab petuah ini sangat membekas di hati anaknya.

وَلَا تُصَعِّرْ خَدَّكَ لِلنَّاسِ وَلَا تَمْشِ فِي الْأَرْضِ مَرَحًا ۖ إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ كُلَّ مُخْتَالٍ فَخُورٍ
وَاقْصِدْ فِي مَشْيِكَ وَاغْضُضْ مِن صَوْتِكَ ۚ إِنَّ أَنكَرَ الْأَصْوَاتِ لَصَوْتُ الْحَمِيرِ

Hai anakku, dirikanlah shalat dan suruhlah (manusia) mengerjakan yang baik dan cegahlah (mereka) dari perbuatan yang mungkar dan bersabarlah terhadap apa yang menimpa kamu. Sesungguhnya yang demikian itu termasuk hal-hal yang diwajibkan (oleh Allah). Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri.
Dan sederhanalah kamu dalam berjalan dan lunakkanlah suaramu. Sesungguhnya seburuk-buruk suara ialah suara keledai. (QS. Luqman: 18-19)

Di samping shalat yang menjadi tugas ritual kita, amar ma'ruf nahi munkar yang memang semestinya menjadi garapan kaum Muslimin, sebagaimana dinasihatkan Luqman, sudah semestinya kita menghiasi diri kita dengan perilaku dan budi pekerti yang baik. Kita mesti lebih banyak berlatih untuk berlaku sabar dalam melaksanakan perintah-perintah Allah, dalam menahan diri dari melakukan larangan-larangan Allah. Juga bersabar dalam mengahadapi segala bentuk bencana dan cobaan yang menimpa diri kita.

Berusaha menghindarkan diri kita sejauh jauhnya dari sifat sombong dan membanggakan diri sendiri. Bersikap tenang dalam berjalan dan tidak menampakkan keangkuhan. Lemah lembut dalam bicara dengan suara sedang.

Menurut pendapat Wahb, Luqman telah membicarakan sebanyak dua belas ribu hal dengan hikmah. Di antaranya: "Wahai ananda,
  1. Jadikanlah taqwa sebagai harta dagangmu, tentu engkau akan beruntung besar.
  2. Jangan engkau menjadi orang yang lebih lemah dari pada ayam jago. Ia akan bersuara di waktu-waktu sahur sementara kamu masih merasa hangat di balik selimutmu.
  3. Jangan kau tunda taubatmu, karena kematian akan mendatangimu dengan tiba tiba.
  4. Kamu tidak akan pernah menyesal untuk bersikap diam dalam hal hal yang tidak berguna. Sebab bila berbicara itu adalah perak, maka bersikap diam adalah emas.
  5. Pergaulilah para ulama' dan dengarkanlah kata-kata hukama'. Karena Allah menyuburkan bumi dengan tetesan air hujan. Siapa yang bohong berarti telah sirna air mukanya. Dan siapa yang berbudi pekerti buruk ia akan banyak merasakan kesusahan. Memindah batu besar dari tempatnya akan lebih gampang dari pada memahamkan orang yang tidak faham.
  6. Jangan kamu mempelajari sesuatu yang belum kamu ketahui sehingga kamu telah mengamalkan apa yang kamu ketahui.
  7. Dunia adalah lautan yang sangat dalam. Sudah banyak orang yang tenggelam di dalamnya. Karena itu jadikanlan taqwa sebagai perahumu untuk mengarunginya. Isinya adalah keimanan dan layarnya adalah tawakal kepada Allah. Barangkali saja kamu akan selamat.
  8. Berharaplah kepada Allah dengan pengharapan yang tidak menjadikanmu berani berbuat maksiat. Takutlah kepada Allah dengan rasa takut yang tidak menjadikanmu merasa putus asa dari rohmat Allah.
  9. Menjauhlah dari berhutang. Karena ia akan membuatmu terhina di siang hari dan merasa susah di malam hari.
  10. Ketika engkau telah terlahir ke dunia, berarti dunia telah membelakangimu dan akhirat telah menghadangmu. Rumah yang kamu tuju dalam perjalanan ini lebih dekat dari pada rumah yang telah kamu tinggalkan.
Budi pekerti dan akhlak mulia bukanlah sekedar adat yang mesti kita jalani. Tapi ia adalah sebuah pranata dan tatanan, yang mau tidak mau, harus kita terapkan dalam berbagai corak kehidupan. Apa pun keberadaan kita, bagaimana pun posisi kita, nilai yang mesti kita tonjolkan adalah akhlaqul karimah. Seperti yang telah dicontohkan Luqman lewat pribadinya atau pun nasihat-nasihat kepada anaknya.

Dari ilustrasi dan profil beliau yang begitu monumental, sebenarnya tersimpan sebuah rahasia kepribadian insan yang berkualitas kamil. Ketika beliau mendapatkan anugerah untuk menentukan pilihan antara dua kemuliaan, mendapatkan derajat kenabian dan mendapat hikmah, ternyata beliau lebih memilih hikmah bukan kenabian. Bukan karena derajat itu lebih tinggi, akan tetapi semua itu semata-mata atas kearifan beliau mengkoreksi dirinya terlalu berat menyandang gelar kenabian. Beliau mengkhawatirkan dirinya merasa tidak mampu mengembannya dengan baik

Begitulah sosok Luqman sang pujangga hikmah, dari bibir tebalnya meluncur kalam-kalam lembut pelipur hati yang bebal, dan dari si kulit hitam Luqman bertebaranlah berjuta makna kehidupan penerang hati yang kelam.

Semoga Allah membukakan pintu hati kita untuk dapat menerima hikmah-hikmahnya, amin.

Wallahu a’lam.***

[Oleh DAR EL AZKA & FAUZI HAMZAH. Tulisan disalin dari dari situs http://www.mushollarapi.blogspot.com/]


by
u-must-b-lucky
Suatu ketika Nabi Muhammad SAW. didatangi Malaikat Jibril AS. di saat beliau tengah melakukan perbincangan bersama para sahabat. Malaikat Jibril AS. sebagaimana yang telah dikabarkan dalam hadits riwayat Imam Bukhari mendatangi Nabi SAW. dengan sosok manusia putih bersih dan berpakaian bersih. Para sahabat yang turut menyaksikan kehadiran sosok manusia asing tersebut, sama sekali tidak mengenali identitasnya, dan baru mengetahuinya setelah Nabi SAW. memberitahukan bahwa sosok manusia asing tersebut adalah Malaikat Jibril AS.

Dalam perbincangan tersebut, Malaikat Jibril AS. menyampaikan beberapa pertanyaan kepada Nabi SAW. yang kemudian dijawab oleh Nabi SAW. dengan lugas dan tegas. Di antaranya, Malaikat Jibril AS. menanyakan kepada Nabi SAW. tentang tiga komponen yang telah membentuk ad-diin kita, yakni iman, Islam, dan ihsan. Ketika Malaikat Jibril AS. menanyakan kepada Nabi SAW. tentang iman, dijawab oleh Nabi SAW. dengan rukun iman. Kemudian juga ketika Malaikat Jibril AS. menanyakan kepada Nabi SAW. tentang Islam, dijawab oleh Nabi SAW. dengan rukun Islam. Namun ketika ditanyakan kepada Nabi SAW. perihal ihsan, dijawab oleh beliau,
"anta budalloohu kaannaka tarooh, faillam takun taroohu fainnahu yarook (kamu beribadah kepada Allah seolah-olah kamu melihat-Nya, maka apabila tidak melihat-Nya, niscaya Dia [Allah] melihatmu)."

Maksud kalimat seolah-olah atau seakan-akan kamu melihat-Nya (Allah) adalah bukan melihat zat-Nya (lidzaatihi), melainkan shifatuhu, sifat-sifat-Nya, keagungan atau kebesaran-Nya yang telah menciptakan alam semesta raya beserta isinya, yang telah mengadakan dan meniadakan sesuatu, dan sebagainya, atau sifat-sifat yang terangkum pada asmaul husna (nama-nama yang menyifati Allah SWT.) sebagaimana firman-Nya pada Al-Qur'an Surat Al-Hasr ayat 24,

هُوَ اللَّهُ الْخَالِقُ الْبَارِئُ الْمُصَوِّرُ ۖ لَهُ الْأَسْمَاءُ الْحُسْنَىٰ ۚ يُسَبِّحُ لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۖ وَهُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ
"Huwalloohul khooliqul baariul moshowwirulahul asmaaul husna yusabbihu lahuu maqfis-samaawaati wal ardh wahuwal 'aziizul hakiim." (Dialah Allah yang menciptakan, yang mengadakan, yang membentuk rupa, Dia memiliki nama-nama yang indah. Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada-Nya. Dan Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana).

Jadi pada garis besarnya, Ihsan itu terbagi pada dua macam.
  • Pertama, musyahadah (anta budallooha kaannaka taroohu), seolah-olah menyaksikan/melihat Allah SWT. tatkala beribadah, bukan karena zat-Nya melainkan sifat-sifat-Nya, sebagaimana penjelasan di atas.
  • Kedua, muroqobah (faillam takun taroohu fainnahu yarooka), mendapatkan pengawasan langsung dari Yang Maha Kuasa. Pada posisi yang kedua ini, umpamanya dalam hal ibadah shalat, ia akan berusaha membaguskan bacaan dan gerakan shalat karena telah tertanam dalam hatinya bahwa Allah SWT. sedang memberikan pengawasan. Jadi pada dirinya sudah merasa diawasi oleh Allah SWT.
Secara etimologi, ihsan artinya berbuat baik, lawan kata dari al-isaa a, berbuat keburukan. Dalam Al-Qur'an Surat Ali Imron ayat 134, Allah SWT. berfirman,

وَاللَّهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِي

"Walloohu yuhibbul muhsiniin." (Dan Allah menyukai kepada orang-orang yang berbuat kebaikan.

Pada ayat lainnya, dalam Al-Qur'an Surat An-Nahl ayat 128,

إِنَّ اللَّهَ مَعَ الَّذِينَ اتَّقَوا وَّالَّذِينَ هُم مُّحْسِنُونَ

"Innallooha ma'alladziina taqau walladziinahum muhsinuun." (Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang bertakwa dan orang-orang yang berbuat kebaikan.)

Makna kata ihsan dalam Al-Qur'an yang berarti berbuat kebaikan, mengandung makna yang cukup dalam, yakni mengandung makna pengabdian yang teguh kepada Allah SWT., atau hanya Allah SWT. yang menjadi pusat perhatiannya tatkala ia berbuat kebaikan. Banyak orang yang berbuat kebaikan kepada sesama makhluk lainnya. Namun belum tentu terdorong karena panggilan hati yang tulus semata-mata karena Allah SWT.

Oleh sebab itu, secara konstektual syarat ihsan itu harus memenuhi dua hal, yaitu dilakukan dengan ikhlas dan ittiba'i. Bisa saja ia ikhlas dalam berbuat, tetapi belum tentu ittiba'i, yakni melakukan suatu perbuatan yang berdasarkan pada syariat yang telah dicontohkan dan dibenarkan oleh Nabi SAW.

Sebaliknya ia ittiba'i tetapi belum tentu benar bila tanpa keikhlasan dalam melakukannya. Jadi harus ada kedua-duanya, ikhlas dan ittiba'i.

Sementara itu Syekh Abdurrahman As Sa'di arrohimahullah membagi ihsan kepada dua bentuk.
  • Pertama, ihsan kepada Allah (antabudalloohu kaannaka taroohufaillam takun taroohu fainnahu yarook).
  • Kedua, ihsan kepada makhluk lainnya dalam upaya memenuhi haknya sebagai makhluk. Pada yang kedua ini, terbagi kepada dua hukum yakni wajib dan mustahab (dianjurkan). Ihsan itu wajib dilakukan, pada kedua orangtua dan berbuat adil dalam bermuamalah. Mustahab, mendermakan tenaga atau harta di atas batas kewajibannya.
Ihsan yang paling utama adalah melakukan perbuatan ihsan kepada orang yang sudah jelas-jelas membenci kita. Hal ini sesuai dengan yang Nabi SAW. katakan, terkait pada masalah silaturahmi bahwa silaturahmi yang paling baik adalah menghubungkan persaudaraan dengan orang-orang benar-benar memusuhi kita.

Contoh perbuatan ihsan, ia (pedagang) tidak mengurangi timbangan dalam berjual beli. Ia pasrah dan menerima atas segala pemberian Allah. Umpamanya dengan kemiskinannya, ia sabar dan tidak melakukan perbuatan tercela kepada orang lain, seperti mencuri dan lain-lain. Pokoknya ia ihsan kepada Allah SWT. dalam ibadah shalat, maka ia akan ihsan pula dalam sikap dan perilaku kesehariannya.

Orang yang ihsan sudah tentu ia iman dan Islam, muhsin, mukmin, dan Muslim. Sebaliknya ia Muslim dan Mukmin, belum tentu ia muhsin. Para koruptor umpamanya, banyak pelakunya adalah seorang Muslim dan beriman, tetapi ia tidak ihsan. Pasalnya derajat ihsan hanya bisa dicapai oleh orang-orang yang benar-benar tidak diragukan tingkat kesalehannya di hadapan Allah SWT.
Semoga kita semua bisa dan terus berbuat ihsan, insya Allah.***

[Ditulis oleh HM. RODJABUDIN SHOLIH, penyuluh agama Islam Kementerian Agama Kota Bandung, Pimpinan Pontren Arroja Bandung. Disalin dari Harian Umum "PIKIRAN RAKYAT" Edisi Jumat (Pahing) 3 Februari 2012 / 10 Rabiul Awal 1433 H. pada Kolom "RENUNGAN JUMAT"]

by

u-must-b-lucky
Legenda Malin Kundang amat terkenal sampai sekarang. Legenda itu menunjukkan betapa mustab (ampuh) doa seorang ibu, baik doa kebaikan maupun doa buruk.

Rasulullah pernah menyampaikan suatu kisah menarik berkaitan dengan doa ibu. Suatu kisah nyata yang terjadi pada masa sebelum Rasulullah yang patut diambil sebagai ibrah (pelajaran) bagi orang-orang beriman.

Dahulu, ada tiga bayi yang bisa berbicara. Salah satunya adalah bayi yang hidup pada masa Juraij, seorang ahli ibadah. Dia memiliki tempat ibadah yang sekaligus jadi tempat tinggalnya.

Suatu ketika Juraij sedang melaksanakan shalat, tiba-tiba ibunya datang memanggilnya, "Wahai Juraij." Dalam hatinya, Juraij bergumam, "Wahai Rabbku, apakah yang harus aku dahulukan meneruskan shalatku ataukah memenuhi panggilan ibuku?"

Dalam kebimbangan, dia tetap meneruskan shalatnya. Akhirnya sang ibu pulang. Esok harinya, sang ibu datang lagi dan memanggil, "Wahai Juraij!" Juraij yang saat itu pun sedang shalat bergumam dalam hatinya, "Wahai Robku, apakah aku harus meneruskan shalatku ataukah (memenuhi) panggilan ibuku?" Lagi-lagi Juraij tetap meneruskan shalatnya.

Sang ibu kembali pulang untuk kedua kalinya. Ketiga kalinya, ibunya datang lagi seraya memanggil, "Wahai Juraij!" Lagi-lagi Juraij sedang menjalankan shalat. Kembali Juraij memilih tetap meneruskan shalatnya daripada memenuhi panggilan ibu.

Akhirnya, dengan kecewa setelah tiga kali panggilannya tidak mendapat sambutan/sahutan anaknya, sang ibu berdoa, "Ya Allah, janganlah Engkau matikan Juraij hingga dia melihat wajah wanita pelacur."

Orang-orang Bani Israil (ketika itu) sering menyebut-nyebut nama Juraij serta ketekunan ibadahnya, sehingga ada seorang wanita pelacur berparas cantik jelita ingin membuktikan. "Jika kalian mau, aku akan menggodanya (Juraij)," kata wanita itu. Wanita pelacur itu pun kemudian merayu dan menawarkan diri kepada Juraij. Akan tetapi, sedikit pun Juraij tak memedulikannya. Namun apa yang kemudian dilakukan oleh wanita itu? Ia mendatangi seseorang yang tengah menggembala di sekitar tempat ibadah Juraij.

Lalu demi terlaksananya tipu muslihat, wanitu itu kemudian merayunya sehingga terjadilah perzinaan antara dia dan penggembala itu. Wanita itu hamil lalu melahirkan. Dia membuat pengakuan palsu dengan mengatakan ayah dari bayinya adalah Juraij. Mendengar hal itu, masyarakat percaya dan beramai-ramai mendatangi tempat ibadah Juraij, memaksanya turun, merusak tempat ibadahnya, dan memukulinya.

Juraij yang tidak tahu masalahnya bertanya dengan heran, "Ada apa dengan kalian?" Mereka menjawab, "Kamu telah berzina dengan wanita pelacur lalu dia sekarang melahirkan anakmu."

Tahulah Juraij bahwa ini adalah makar wanita lacur itu. Lantas bertanya, "Di mana bayinya?" Mereka pun membawa bayinya. Juraij berkata, "Biarkan saya melakukan shalat dulu." Seusai menunaikan shalat, dia menghampiri si bayi lalu mencubit perutnya seraya bertanya, "Wahai bayi, siapakah ayahmu?" Si bayi menjawab, "Ayahku adalah si Fulan, seorang penggembala."

Akhirnya, masyarakat bergegas menghampiri Juraij, mencium dan mengusapnya. Mereka minta maaf dan berkata, "Kami akan membangun tempat ibadahmu dari emas." Juraij berkata, "Tidak, bangun saja seperti semula yaitu dari tanah Hat." Mereka pun mengerjakannya.

Demikian pula saat zaman Nabi Muhammad SAW., terdapat kisah Alqamah yang ahli ibadah, tetapi mengalami masalah saat akan meninggal dunia. Nabi pun mendatangi ke rumah ibu yang telah melahirkan Alqamah agar Alqamah bisa meninggal dengan tenang.

Karena sang ibu tidak jua memaafkan Alqamah akhirnya Nabi berkesimpulan akan membakar saja Alqamah. Sang ibu pun luluh hatinya sehingga memaafkan anaknya sehingga Alqamah pun meninggal dunia dengan tenang.

Itulah sekelimut kisah yang menggambarkan keberadaan seorang ibu. Apakah kita masih berani untuk melalaikan, menelentarkan, apalagi sampai tidak mengakuinya? Naudzubillah.

Sudah waktunya kita sadar betapa agung dan tinggi kedudukan seorang ibu. Pernah suatu ketika seorang sahabat bertanya kepada Nabi soal kedudukan antara ibu dan ayah. Nabi menjawab sampai tiga kali, kalau taat kepada seorang ibu harus diutamakan. Baru pada perkataan keempat menaati kepada ayah.

Pantas dan wajar apabila hadits menyatakan surga di bawah telapak kaki ibu. Tentu jangan dimaknai seorang anak harus selalu membersihkan atau mencuci telapak kaki ibunya agar mendapatkan surga karena yang terpenting adalah kepatuhan dan ketaatan anak kepada ibunya.
Apalagi apabila seorang ibu telah lanjut usia, Allah pun memerintahkan agar seorang anak lebih bersabar dan meningkatkan ketabahannya. Ibu telah mengandung selama sembilan bulan, menyusui sampai dua tahun, merawat anaknya sampai lima tahun bahkan sampai sekolah dari SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA bahkan perguruan tinggi. Mengapa kita tidak sabar merawat ibu?

Wallahu'alam.***

[Ditulis oleh KH. HABIB SYARIF MUHAMMAD, Ketua Yayasan Assalaam dan mantan Ketua PW NU Jabar. Tulisan disalin dari Harian Umum "PIKIRAN RAKYAT" Edisi Kamis (Manis) 2 Februari 2012 / 9 Rabiul Awal 1433 H. dari Kolom "CIKARACAK"]

by

u-must-b-lucky